Kakek Bercincin Perak Tewas di Sungai Citeureup

Kakek Bercincin Perak Tewas di Sungai Citeureup

- detikNews
Minggu, 17 Jul 2011 16:53 WIB
Jakarta - Pria tua itu ditemukan tewas tersangkut bebatuan di Sungai Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Kakek itu tidak mengantongi identitas. Hanya saja di jari manis tangan kanannya tersemat cincin perak.

"Ditemukan kemarin siang. Tapi hingga kini belum ada yang mengaku kehilangan dan mencari ke Polsek Citeurup," kata Kapolsek Citeureup AKP Indra Gunawan saat dihubungi detikcom, Minggu (17/7/2011).

Diperkirakan pria itu berusia 55-60 tahun. Rambutnya putih dan lurus, serta kulitnya sawo matang. Tingginya sekitar 160-162 cm dengan perawakan sedang. Pria itu mengenakan kemeja lengan panjang berwarna coklat gelap dan celana pendek motif batik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin dia tadinya bersarung, dan bisa saja sarungnya sudah hanyut. Mungkin terpeleset waktu mau mengambil air wudhu. Kemungkinan lainnya, dia mau ke belakang atau mau memancing karena memakai celana pendek di atas lutut," sambung Indra.

Kakek itu diperkirakan tewas pada 1-2 hari sejak ditemukan. Saat ditemukan warga pada Sabtu siang kemarin, kondisi mayat sudah lebam dan agak bau. Jasadnya segera dievakuasi polisi dengan dibantu Tim SAR Indocement.

"Pada Jumat malam memang sempat hujan deras. Di lokasi penemuan memang ada cekungan. Mungkin saat air penuh, jenazah ada di situ, baru saat air sudah surut terlihat jenazahnya tersangkut bebatuan," tutur Indra.

Kini jenazah kakek malang itu berada di RSCM. Jika ada warga yang merasa mengenal kakek tersebut diminta menghubungi Polsek Citeureup.

(vit/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads