"Mobilnya Hardtop. Mobil ini berjalan di seberang MTA (Mal Taman Anggrek). Saya ada beberapa mobil di belakang dia. Dia tiba-tiba masuk ke busway setelah melewati separator lalu keluar lagi, bolak-balik seperti itu," ujar salah seorang pembaca detikcom yang enggan menyebutkan namanya, Minggu (17/7/2011).
Bahkan mobil itu sempat berjalan mundur di tengah kondisi Jalan S Parman dari Trisakti yang mengarah ke Citraland dalam kondisi agak tersendat. Melihat ulah Hardtop itu, mobil di belakangnya hanya diam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hardtop itu bisa leluasa masuk ke jalur bus TransJakarta karena sekitar pukul 13.00 WIB, jalur itu lengang. Bukan itu, mobil yang dikendarai oleh seorang pria dengan seseorang lain di sampingnya itu mengganggu pengendara lain dengan melaju tanpa aturan, seperti misalnya mau membelok namun ternyata berjalan lurus.
"Dia sempat ditin-tin (diklakson) kendaraan lain tadi, tapi tetap saja begitu. Kesannya jadi arogan," sambung dia.
Pembaca detikcom ini tidak melihat adanya polisi di lokasi tempat si Hardtop krem itu beraksi. "Biasanya saya lihat polisi di perempatan Taman Anggrek, tapi tadi tidak ada. Saya nggak tahu lagi bagaimana karena saya ke Taman Anggrek," tuturnya.
Sekadar diketahui, saat ini polisi tengah menggelar Operasi Patuh Jaya menyongsong Ramadan. Siapa saja yang melanggar lalu lintas bakal dikenai sanksi.
(vit/nrl)











































