Petugas Pos Keamanan Laut (Kamla) Pantai Labu, Sersan Kepala (Serka) N Manurung yang melakukan evakuasi terhadap para korban menyatakan, berdasarkan keterangan yang diperolehnya kapal tersebut terbakar dan meledak sekitar pukul 19.30 WIB.
"Dua jam berikutnyalah kira-kira, sekitar jam sembilan malam, kapal sudah tenggelam ke laut. Sekarang sudah tidak bisa dilihat lagi bangkainya," kata Manurung kepada wartawan, Sabtu (16/7/2011) dini hari di TPI Pantai Labu yang berada di Desa Pantai Labu Pekan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, sekitar 50 kilometer dari Medan, ibukota Sumut.
Disebutkan Manurung, begitu mengetahui ada kapal yang terbakar dia bersama sejumlah nelayan berupaya menuju lokasi kejadian. Sekitar setengah jam menuju lokasi, dan menemukan para korban sudah tidak berada di kapal lagi.
"Dua yang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup, keduanya sedang berenang ketika ditemukan. Sementara yang lainnya, sudah meninggal dunia. Ada empat yang kami temukan tewas, kami naikkan ke perahu dan dibawa ke TPI. Jam 22.00 WIB sampai karena kapal susah masuk, tandas," kata Manurung.
Dua korban yang selamat selanjutnya dibawa dengan ambulance ke Rumah Sakit Umum (RSU) Grand Medistra, Lubuk Pakam, Deli Serdang. Sementara jenazah empat korban tewas langsung dibawa ke RSU Pirngadi, Jl. HM. Yamin, Medan untuk diotopsi.
"Untuk pencarian yang tiga lagi, yang belum ditemukan itu, akan dilakukan nanti pagi. Mungkin jam enam," kata Manurung.
(rul/mad)










































