Arum: Cemplungin ke Laut Saja

Soal Gula Ilegal

Arum: Cemplungin ke Laut Saja

- detikNews
Jumat, 25 Jun 2004 10:01 WIB
Jakarta - Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Arum Sabil, mengusulkan, ribuan ton gula ilegal asal Thailand sebaiknya dibuang ke laut. Hal ini sebagai alternatif pilihan untuk melindungi petani tebu dan menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab."Kalau boleh, dicemplungin saja," kata Arum saat dihubungi detikcom di Jakarta, Jumat (25/6/2004)Menurut Arum, langkah itu bukan satu-satunya pilihan, apalagi kalangan pemerhati laut pernah menyatakan keberatan. "Sebagai alternatif lainnya, gula itu disita negara, lalu disebarkan ke masyarakat saat musim giling selesai," ujarnya. Dengan demikian, petani tebu tidak merasa dirugikan dan negara mendapatkan keuntungan.Namun sebelum semua langkah itu dilakukan, Arum mengingatkan, agar ditentukan dulu siapa para tersangka dan institusi yang terlibat. Setelah itu dihukum seberat-beratnya. "Tanpa langkah itu, kasus ini akan berulang lagi," tegasnya.Lebih jauh, Arum memaparkan, perlu ada pertemuan antara Dewan Gula, Menperindag dan DPR-RI. Pertemuan itu, untuk merumuskan berbagai langkah strategis guna menyusun kembali tata niaga gula.Sekadar diketahui, aparat polisi sudah dan sedang memeriksa pihak-pihak yang terlibat. Seperti, 9 perusahaan importir yang meliputi PTPN dan perusahaan yang memiliki izin impor. Selain itu, polisi sudah memeriksa direksi Inkud. Bahkan ada kemungkinan, Menperindag Rini MS Suwandi juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan. (dsb/)



Berita Terkait