"Itu tidak melanggar demokrasi kok," kata Benny di Gedung DPR, Senayan, Jumat (15/7/2011).
Bennya mengatakan, kasus yang menyeret M Nazaruddin tidak menggangu kinerja PD. "Untuk apa menganggu? banyak kader Demokrat bukan hanya ditetapkan tersangka tapi sudah masuk bui," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukti Partai Demokrat mendukung sepenuhnya agenda pemberantasan KKN. Termasuk tidak melindungi kader demokrat yang terlibat masalah hukum," kata politikus yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR ini.
Sebelumnya LSM Lumbung Informasi Rakyat mengadakan sayembara Rp 100 Juta kepada siapa saja yang berhasil menangkap Nazaruddin. Pengumuman sayembara yang mulai berlaku Kamis (14/7) akan disebar ke 33 provinsi di Indonesia.
Poster-poster berukuran A3 ini, akan dipajang di tempat-tempat umum. Di poster tersebut terpampang jelas muka Nazaruddin, poster dengan latar belakang berwarna hitam itu, bertuliskan, ' Wanted Nazaruddin berhadiah 100 Juta Rupiah'.
(nal/nal)










































