"Kelihatannya yang kali ini serius. Waktunya setelah lebaran," ujar seorang petinggi parpol anggota koalisi kepada detikcom, Jumat (15/7/2011).
Menurutnya, sudah ada komunikasi antara Presiden SBY dengan pimpinan parpol yang kadernya di kabinet hendak diganti. Maka bila ada seorang menteri berasal dari parpol yang dicopot, maka sang pengganti tetap kader dari parpol bersangkutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ihwal reshuffle kabinet, pernah Presiden SBY singgung ketika membuka rapat kabinet paripurna pada Kamis (7/7). Ketika itu dia meminta seluruh anggota KIB II untuk mengoptimalkan waktu dua bulan ke depan untuk menuntaskan semua sisa pekerjaan.
"Oktober nanti genap dua tahun kabinet. Manakala kala perlu ada penataan lebih lanjut, kita sudah menyelesaikan dan optimalkan bulan tersisa," ujar SBY sepekan lalu.
(gah/rdf)











































