"Ya Insya Allah kita siap, siap sekali untuk maju, siap untuk berbakti, dan siap untuk bertaruh," kata Triwisaksana kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2011).
Triwisaksana yang kerap dipanggil Sani ini, mengatakan tidak takut bertarung dengan calon lainnya. Dia berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang akan diberikan jika partai memutuskan memberikan kepercayaan padanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peluang PKS sangat besar dan berpeluang tinggi. Untuk itu kita akan segera membentuk tim pemenangan, membentuk relawan dan membangun jaringan dengan tokoh-tokoh," ungkap mantan ketua DPW PKS ini.
Sani juga mulai mempersiapkan siapa wakil yang akan mendampinginya. Ia berjanji tidak akan memilih wakil berdasarkan dikotomi sipil-militer.
"Tidak perlu dikotomi lagi antara militer dan sipil. Dan apakah saya akan menggandeng (militer), rasanya nggak juga," terang Sani.
Sebelumnya, Sekjen PKS Anis Matta memastikan DPP telah menyiapkan calonnya yang akan meramaikan Pemilukada nanti. Menurut Anis, DPP akan memprioritaskan kader sendiri untuk cagub DKI.
"Pengalaman Pilkada DKI 2007 memberi kepercayaan diri lebih besar bagi PKS untuk mengusung kadernya dalam Pilkada DKI Tahun 2012 mendatang. DPP juga telah menugaskan DPW DKI untuk terus melakukan survey berkala guna memantau perkembangan popularitas kader-kader yang telah dinominasikan. Nominasinya Triwisaksana dan Slamet Nurdin," jelas Anis yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.
(lia/gun)










































