"Pada penertiban tahap kedua tanggal 15 Agustus sampai dua hari sebelum lebaran, pengemis yang tertangkap tidak akan dipulangkan sampai dengan lebaran," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Effendi Anas, di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2011).
Pria yang akrab disapa Efan ini mengatakan, mereka yang terjaring pada tanggal itu akan dimasukkan ke dalam panti. Mereka dipastikan akan melewati hari lebaran di panti bersama PMKS lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satpol PP telah bekerjasama dengan Dinas Sosial untuk menampung PMKS yang terjaring nanti. 3 Panti telah disiapkan dengan daya tampung satu panti sekitar 250-300 orang.
Efan memperkirakan tiga panti ini cukup untuk menampung jumlah PMKS. Karena berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, operasi yang sama membuat PMKS takut, sehingga yang terjaring sampai tidak dipulangkan hanya sekitar 180 orang.
"Kalau untuk total PMKS di Jakarta tahun ini, masih sulit (dihitung). Tapi mudah-mudahan karena tahun kemarin sudah kita buat seperti ini semoga akan berkurang. Tahun lalu cuma satu panti, (PMKS yang terjaring) juga nggak banyak sekitar 180-an, tapi kita coba tahun ini di bawah tahun lalu," jelasnya.
"Dan target kita tanggal 20 itu bersih," tambah Efan.
Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mengamankan Jakarta tahun ini, sekitar 15-20 personil polisi akan diturunkan. Sedangkan dari Satpol PP sendiri akan mengerahkan sekitar 1.800 petugas. Khusus untuk Satpol PP, masing-masing kota akan diturunkan 300 petugas.
(lia/gun)











































