"Masih terus dicari sampai sekarang. Kita belum bisa menemukan indikasi posisi Nazaruddin yang persis," ujar Ketua KPK Busyro Muqodas.
Hal ini disampaikan Busyro seusai menghadiri pelantikan DPP Ikatan Advokat Indonesia (IkAdin) di Hotel Manhattan, Jl Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan, Kamis malam (14/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi proses pendalaman perkara itu tidak pernah kita gantungkan kepada ketidakhadiran si Nazaruddin. Sekarang prosesnya masih berjalan," jelasnya.
Nazaruddin bak hilang ditelan bumi sejak kasus dugaan suap kasus di Kemenpora mencuat. Awalnya Nazaruddin diketahui berada di Singapura untuk berobat. Belakangan diketahui ternyata Nazaruddin sempat berpindah-pindah ke sejumlah negara.
Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar mengungkapkan, di tengah pelariannya Nazaruddin telah melalui sejumlah kota di Asia. Nazaruddin sempat menginjakkan kakinya ke Guangzhou di China.
"Waktu tanggal 20 Juni itu informasinya ada di Ho Ci Minh (Vietnam). Jadi ada perjalanan ke sana ke Ghuangzhou (China), Kuala Lumpur, tapi terakhir posisi dia di mana kita nggak tahu," kata Patrialis Selasa 12 Juli lalu.
(did/ape)











































