"Saya sudah mendapat konfirmasi dari Kalapas bahwa memang yang bersangkutan sudah masuk proses asimilasi. Jadi boleh keluar, tapi tidak boleh nginep, sejak bulan April," ujar Patrialis di Gedung DPR, Senayan, Kamis (14/7/2011).
"Jadi kalau dia keluar ke kantor ya boleh kalau misalnya mampir sebentar ke plaza mana itu boleh saja. Asal jangan satu hari di plasa itu," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masak orang mau ketemu sama anak enggak boleh mau ketemu keluarga kejam betul kita ini ya. Namanya asimilasi itu proses reintegrasi sosial bagaimana dia bisa melihat orang lain jadi tidak takut tidak menjadi was was takut diledek, dicemooh," tandasnya.
Rabu (13/7) sore, Misbakhun terlihat jalan-jalan di Ratu Plaza, Senayan, Jakarta Selatan. Mengenakan batik coklat, terpidana 2 tahun yang ditahan di Rutan Salemba ini terlihat di Restoran Rice Bowl bersama istri dan anaknya. Dia mengaku sudah bebas.
Misbakhun diketahui berada di restoran itu sekitar pukul 14.05 WIB, Rabu (13/7/2011). Saat disapa saksi mata yang juga seorang wartawan Metro TV, Monique Rijkers, Misbakhun mengaku sudah bebas.
"Sudah, sudah," kata Misbakhun, seperti ditirukan Monique, saat ditanya apakah sudah bebas dari tahanan.
Tindakan Misbakhun yang bisa jalan-jalan ke mal itu dikritik Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Tak pantas seseorang yang mendapat asimilasi berkeliaran di mal.
(adi/ndr)











































