"Semua berjalan baik. Penuh adat istiadat," kata Syarifuddin usai diperiksa di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (13/7/2011).
"Pemeriksaan berjalan baik. Penyidik menghargai hak-hak saya," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya ada ketegangan. Sekarang tidak ada lagi," terangnya.
Syarifuddin sebelumnya sempat beberapa kali menolak pemeriksaan KPK. Bahkan kemarin saat rekonstruksi kasus tersebut, pria paruh baya ini juga menolaknya.
Hakim Syarifuddin ditangkap KPK karena diduga menerima suap dari Puguh Wirawan senilai Rp 250 juta. Syarifuddin merupakan hakim pengawas pailit PT Skycamping. Sedangkan uang suap itu diduga merupakan fee hasil penjualan PT Skycamping.
(mad/gun)










































