Wapres Optimistis RI Mampu Jawab Ledakan Penduduk

Wapres Optimistis RI Mampu Jawab Ledakan Penduduk

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2011 15:59 WIB
Wapres Optimistis RI Mampu Jawab Ledakan Penduduk
Jakarta - 237,6 Juta penduduk Indonesia saat ini, terbesar keempat di seluruh dunia. Setiap tahunnya, muncul 3,5 juta sampai 4 juta penduduk baru. Namun, ledakan penduduk tersebut tidak perlu terlalu dirisaukan. Dari sejarahnya, RI mampu menjawab masalah tersebut.

Demikian pendapat Wakil Presiden Boediono saat membuka Seminar dan Kampanye Dunia dengan 7 Miliar Penduduk di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2011). Hadir dalam kesempatan ini sejumlah menteri, Kepala BKKBN, dan Kepala Perwakilan UNFPA Indonesia, Jose Ferraris.

"Saya tetap yakin bangsa Indonesia masih bisa menjawab tantangan-tantangan perpacuan antara jumlah penduduk dan sumber alam yang tersedia untuk mendukung jumlah penduduk. Saya optimis 9 miliar (prediksi penduduk dunia tahun 2043) masih bisa didukung oleh bumi kita," kata Wapres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Boediono bisa seyakin itu? Menurutnya, lonjakan penduduk dan tersedianya sumber daya alam merupakan topik yang dari waktu ke waktu muncul. Berkaca dari sejarah, sekitar tahun 1960, Indonesia menghadapi dilema di kedua hal tersebut. Akan tetapi, permasalahan itu mampu diatasi.

"Tapi ternyata ada jawaban, bahwa penduduk masih terus meningkat, tingkat kehidupan atau tingkat taraf hidup kebanyakan meningkat, dan ternyata bahwa limit growth ini bisa dikendalikan kalau kita melakukan suatu yang berharga," cetus mantan Gubernur BI ini.

Dikatakan Guru Besar UGM itu, Indonesia bisa menjawab tantangan jumlah penduduk dan SDA dengan cara memperbaiki dua hal. Pertama adalah teknologi. Teknologi yang digunakan untuk berbagai aspek makin produktif dan makin efisien. Kemajuan teknologi membuat RI bisa melakukan revolusi pangan tahun 1960-70-an.

"Ke depan juga barangkali masih ada peluang untuk memperbaiki efektivitas penggunaan teknologi untuk memanfaatkan lebih baik sumber alam yang ada. Saya termasuk yang optimistis menggunakan teknologi tidak hanya di bidang produksinya saja tapi juga di bidang pemanfaatan oleh mereka yang mengkonsumsi," ujarnya.

Kedua, lanjut Boediono, perbaikan di bidang institusi. Bangsa Indonesia, katanya, mampu mengorganisir diri dengan membentuk institusi-institusi yang bertanggungjawab menangani problem ledakan penduduk dan keterbatasan SDA. Pembentukan institusi dikatakannya membuat pemanfaatan teknologi semakin efektif.

Namun, Wapres juga mengingatkan tantangan ke depan bisa jadi lebih besar di banding masa lalu dan lebih kongkret. Tantangan itu termasuk perubahan iklim dan semakin banyaknya bencana alam yang makin sering terjadi di Indonesia. Karena itu, Wapres meminta semua pihak tidak bersantai-santai.

"Jadi intinya kita bisa tetap optimis dalam hal ini mengenai bagaimana mengelola kependudukan dunia ini tapi kita harus waspada dua tiga kali lipat daripada pengalaman di masa lampau. Yang konkrit adalah bagaimana mengelola penduduk kita dalam konteks mengelola masalah yang lebih besar," tandasnya.

(irw/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads