Polisi Lepas 5 Orang Terkait Pesantren Bima

Polisi Lepas 5 Orang Terkait Pesantren Bima

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2011 15:26 WIB
Mataram - Polisi sebelumnya menangkap 13 orang terkait ledakan bom di Pesantren Umar Bin Khattab, Bima, NTB. Namun 5 orang yang merupakan keluarga dari Firdaus, korban ledakan bom di pesantren itu sudah dilepas.

"Mereka yang dilepas adalah keluarga Firdaus alias Suryanto Abdullah, korban ledakan di pesantren," kata Kabid Humas Polda NTB di Mapolda NTB, AKBP Sukarman Husein, Jalan Langko, Kota Mataram, Rabu (13/7/2011).

Menurut Sukarman, sisa orang lainnya hingga kini masih diperiksa intensif. Mereka ditangkap karena membawa senjata tajam dan mengancam polisi saat hendak memvisum jenazah Firdaus. Polisi lalu melumpuhkan mereka, sehingga visum dapat dilakukan.
Β 
Bom rakitan meledak di Pondok Pesantren Umar Bin Khattab, di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 11 Juli 2011. Ledakan terjadi di sebuah ruangan di dalam area Ponpes. Menurut polisi, bom itu ditujukan untuk polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1 Orang bernama Firdaus tewas dan 13 orang lainnya diamankan. Sumber di Mapolda NTB menyebutkan, ponpes tersebut diduga terkait dengan jaringan terorisme di Aceh. Pendiri ponpes itu, U alias Utbah alias Mujahid, saat ini masih diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

(fay/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads