Pramono: 3 Bulan Terakhir Energi Presiden Tersedot Hal Remeh Temeh

Pramono: 3 Bulan Terakhir Energi Presiden Tersedot Hal Remeh Temeh

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2011 14:49 WIB
Pramono: 3 Bulan Terakhir Energi Presiden Tersedot Hal Remeh Temeh
Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai pemerintahan SBY tidak optimal memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi nasional saat ini. Energi Presiden justru banyak tersedot oleh hal-hal yang remeh temeh.

"Tiga bulan terakhir ini energi Presiden tersedot hal remeh temeh, yang seharusnya tidak perlu dipikirkan presiden," kata Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Hal remeh-temeh yang dimaksud Pramono antara lain komentar Presiden soal SMS yang menuding dirinya dan pesan BlackBerry Messenger dari orang yang mengaku Nazaruddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang harus difokuskan Presiden itu harusnya tidak sekedar partainya," kata politikus PDI Perjuangan ini.

Pram, sapaan akrabnya, mengatakan seharusnya Presiden bisa mengoptimalkan momentum pertumbuhan ekonomi nasional di saat indikator makro ekonomi Indonesia membaik. Di saat perekomian Asia sedang membaik, dengan rata-rata pertumbuhan China 10,3 persen dan India 9,3 persen, sangat disayangkan jika Indonesia hanya berkisar di 6,4 persen.

"Momentumnya tidak dipersiapkan dengan baik," ucap Pram.

Menurut Pram, seharusnya pemerintahan SBY melakukan lompatan dalam 3 tahun masa pemerintahan yang tersisa, agar bisa diwariskan kepada pemimpin berikutnya.

(lrn/gun)


Berita Terkait