Informasi yang dihimpun detikcom, ledakan itu terjadi di gudang barang bekas UD Rizki milik Paino (37), pada Rabu (13/7/2011). Gudang tersebut berada di Dusun V, Desa Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, sekitar 180 kilometer dari Medan.
Ledakan bermula ketika salah satu pekerja melakukan pengelasan pada mortir. Pengelasan mortir sepanjang 120 sentimeter itu dimaksudkan untuk memisahkan bagian hulu dan badan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata upaya pemisahan itu justru memicu ledakan. Dentuman keras terdengar pada pukul 10.30 WIB. Serpihan mortir mengenai para pekerja, dan menjebol dinding gudang maupun atap seng.
Lima orang yang berada di sekitar lokasi menderita luka-luka. Mereka yakni Paino, Syahruli (35), Marsudi (32), Ansyari Siagian (30) dan Fahri (18).
Para korban kemudian dibawa ke rumah sakit yang berada di Kisaran, ibukota Asahan. Paino dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Manan Simatupang, Jl. Sisingamangaraja, Kisaran. Sedangkan empat korban lainnya dirawat di RSU Wira Husada.
(rul/nik)











































