Darsem tiba sekitar pukul 13.30 WIB di Kementerian Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2011). Ia mengenakan baju terusan hitam dengan selendang hitam. Keluarganya mengiringi Darsem.
Wartawan yang ingin memfoto Darsem sempat kesulitan karena dia menutupi wajahnya dengan menggunakan selendang hitamnya. Setelah beberapa saat akhirnya Darsem mau juga memperlihatkan wajahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga Darsem, yang diwakili pengacara Elyasa Budianto, mengucapkan rasa terima kasih atas segala upaya pemerintah dalam memulangkan Darsem. "Kita mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya," katanya. Dalam acara itu hadir juga anggota Komisi I DPR Hidayat Nurwahid.
Darsem terancam hukuman pancung karena membunuh seorang pria yang merupakan saudara majikannya. Pembunuhan itu dilakukan Darsem sebagai upaya membela diri karena pria itu hendak memperkosanya. Keluarga korban yang merupakan warga negara Yaman bersedia memaafkan Darsem dengan membayar diyat yang cukup tinggi. Darsem merupakan warga Kampung Trungtung, Desa Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
(nal/nrl)










































