Ponpes di NTB Diduga Terkait Kelompok Teroris Aceh

Ponpes di NTB Diduga Terkait Kelompok Teroris Aceh

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2011 13:25 WIB
Jakarta - Pondok pesantren Umar bin Khattab di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih dikepung polisi. Ponpes yang membuat geger dengan ledakan bom itu dicurigai terkait jaringan teroris Aceh.

"Salah seorang pendiri Ponpes itu U alias M sudah ditahan terkait kasus pelatihan militer di Aceh," kata seorang perwira polisi di Mapolda NTB yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/7/2011).

Penelusuran detikcom, U adalah Utbah alias Mujahid. Dia sudah ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Pria asal Bima itu dijerat polisi dengan pasal pidana terorisme. Utbah masih menjalani persidangan di PN Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menemukan bukti Utbah menyumbang Rp 60 juta untuk pelatihan di Aceh. Namun dalam persidangan Utbah mengaku tidak pernah tahu soal pelatihan di Aceh maupun pengumpulan dana.

"U pernah melakukan pelatihan di situ," jelas sumber itu.

Pada Senin (13/7) sebuah bom meledak di dalam ponpes. Satu orang tewas dan seorang lainnya mengalami luka parah. Polisi tidak diperkenankan masuk ke dalam lokasi ponpes. Polisi memilih melakukan cara persuasif. Namun polisi menahan 11 orang santri yang hendak melarikan diri bersama kendaraan jenazah yang mengangkut korban tewas.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads