Sekitar seratus orang dari Forum Komunitas Masyarakat Surakarta (FKMS) berunjuk rasa di depan eks Saripetojo di Purwosari, Solo, Rabu (13/7/2011). Mereka menegaskan sikap menolak didirikannya mal di lokasi tersebut.
Selain itu massa juga mempersoalkan rekomendasi dari tim independen yang dinilai hanya sebagai stempel kepentingan Pemprov. Padahal para anggotanya adalah akademisi dari berbagai universitas terkemuka di Jateng dn DIY. Tim yang dipimpin mantan rektor Undip, Eko Budiharjo, tersebut terdiri dari, Sudharmono dan Bambang Triratma (UNS Surakarta), Dr Amiluhur Soeroso dan Sektiadi (UGM Yogyakarta), dan Gutomo (BP3 Jateng).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun rupanya tim itu tidak kompak. Sudharmono mengaku tidak pernah ikut rapat tim namun tiba-tiba muncul hasil rekomendasi dan dirinya diminta menandatangi dengan disertai pemberian uang sebesar Rp 5 juta. Sudharmono menolak dan menyatakan keluar dari tim.
Kondisi itulah yang disayangkan oleh FKMS. Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Eko Budihardjo mereka sebut sebagai tim pesanan yang fungsinya hanya sebagai tukang stempel kepentingan Pemprov yang dengan segala kekuatan ingin mendirikan mal di lokasi tersebut.
"Sangat disayangkan, para ilmuwan yang selama ini diperhitungkan kredibilitasnya sebagai intelektual, ternyata tak lebih dari intelektual tukang. Rekomendasi tim independen merupakan bentuk nyata dari pengkhianatan kaum intelektual yang notabene berlindung di balik institusi perguruan tinggi ternama di Jateng dan DIY," ujar Bambang Christianto, koordinator aksi.
Aksi tersebut diikuti oleh massa dari berbagai kalangan, dari penarik becak, pedagang buah, pedagang pasar, aktivis, hingga sejumlah anggota DPRD Kota Surakarta.
(mbr/fay)










































