Di Akmil Magelang, SBY memberikan pembekalan kepada Perwira Menengah (pamen) dan Perwira Tinggi (pati) TNI/Polri. Nah, pengamanan di Gedung Agung sebelum SBY berangkat dibuat sangat ketat sehingga mahasiswa tidak bisa berunjuk rasa.
Pantauan detikcom, Rabu (13/7/2011), kawasan depan pintu gerbang utama Gedung Agung juga disterilkan aparat. Pendemo dan warga hanya diperbolehkan menonton dari seberang jalan di trotoar depan Benteng Vredeburg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu rombongan presiden meninggalkan istana, massa baru bisa menggelar aksi. Mereka langsung membentangkan spanduk dan bendera yang dibawa. Aparat pun mulai longgar dalam melakukan penjagaan.
Dalam orasinya, koordinator aksi Budiman HK mengatakan pihaknya menolak adanya RUU Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) dan meminta UU SJSN dicabut. DPR seharusnya menolak dan tidak menyetujui RUU tersebut sebab masalah kesehatan dan jaminan sosial itu adalah tanggung jawaab negara/pemerintah sesuai UUD.
"Harus ada jamkesmas bagi seluruh warga negara Indonesia. Stop pungutan rakyat untuk penyelenggaraan jaminan sosial dan kesehatan serta pendidikan gratis untuk rakyat," kata Budiman.
Sejak pagi hari mulai pukul 08.00-09.00 WIB, pengamanan di sepanjang kawasan Malioboro hingga depan Gedung Agung di Jl Ahmad Yani sudah dijaga ketat aparat TNI dan Polri. Selama satu jam sebelum rombongan presiden keluar, aparat memberlakukan sistem buka-tutup di Malioboro.
(bgs/fay)











































