Istana: Presiden Tidak Pernah Salahkan Media

Istana: Presiden Tidak Pernah Salahkan Media

- detikNews
Rabu, 13 Jul 2011 00:01 WIB
Istana: Presiden Tidak Pernah Salahkan Media
Jakarta - Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah menyalahkan pers dalam setiap pemberitaan. Juga menyangkut kasus suap Kemenpora yang melibatkan mantan bendahara umum PD Muhammad Nazaruddin.

"Presiden tidak pernah bilang menyalahkan pers. Yang dimaksud Presiden mengatakan bahwa sosial media baik Twitter, BBM, dan sebagainya itu sah-sah saja," tutur Julian.

Hal itu disampaikannya usai mendampingi Presiden SBY yang memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) TNI 2011, di Akademi Angkatan Udara (AAU) Maguwoharjo, Yogyakarta, Selasa (12/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi spesifik masalah Nazaruddin bahwa sampai saat ini Nazaruddin belum diketahui keberadaanya. Kalau diangkat oleh media dan jadi berita dan dianggap benar, ini yang menyesatkan," ujarnya.

Namun hal itu bisa berbeda bila Nazaruddin berbicara langsung di depan media. Yang paling diinginkan oleh masyarakat, lanjut Julian, adalah kebenaran yang hakiki.

Sebelumnya dalam jumpa pers di Cikeas, Senin (11/7) malam SBY menyayangkan sikap media dalam pemberitaan Nazaruddin. Dia menilai SMS maupun BlackBerry Messenger (BBM) dari orang yang mengaku Nazaruddin dijadikan judul dan headline di media massa, sehingga menohok PD.

Padahal, kata SBY, mantan Bendahara Umum PD itu keberadaannya masih belum diketahui dan menjadi buron aparat penegak hukum. "Tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya dan dijadikan alat menghakimi PD," sambung SBY.

(feb/van)


Berita Terkait