"Isinya bukan bom, melainkan hanya enam buah gelang terbuat dari karet," ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno saat dihubungi wartawan, Selasa (12/7/2011).
Sujarno mengatakan, petugas mendapat laporan warga mengenai benda mencurigakan tersebut sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap benda mencurigakan tersebut dengan menggunakan metal detector.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas kemudian membuka bungkusan tersebut dan ternyata setelah diperiksa, isinya adalah enam buah gelang. "Gelang-gelang yang buat perempuan itu, tapi dari karet," ujar dia.
Sujarno melanjutkan, situasi di BCP hingga kini kondusif. Petugas juga ditarik setelah sekitar setengah jam di lokasi.
Sementara seorang pengunjung mal bernama Nani menceritakan, saat hendak pulang, ia melihat sejumlah pengunjung mal ribut-ribut terkait temuan benda mencurigakan tersebut. Ia kemudian mencoba mencari tahu informasi tersebut kepada sekuriti BCP.
"Dengar-dengar dari security sih katanya ada bom," ujar Nani.
Nani menambahkan, di atas bungkusan tersebut terdapat tulisan 'DINAMIT' sehingga membuat warga curiga. Ditambah lagi, karet-karet gelang yang terjulur keluar dari dalam bungkusan semakin mencurigakan si penemu.
"Katanya ada kabel-kabel," kata dia.
Dari keterangan security kepada Nani, benda mencurigakan tersebut ditemukan di parkiran motor di lantai basement mal. "Tadi ramai polisi datang, ada Gegana juga," ujar Nani.
Nani mengungkapkan, kedatangan polisi ke mal tersebut membuat geger pengunjung. Meski demikian, pengunjung tidak tampak panik. "Biasa saja, karena awalnya nggak dikasih tahu kalau ada bom di situ. Cuma memang pada gegernya bom," tutup Nani.
(mei/van)










































