โSoal surat ke MK sebenarnya tidak diagendakan dalam rapat, komisioner hanya dimintai persetujuan dan tandatangannya saja. Waktu itu agenda rapat kami tentang bagaimana penetapan presiden dan wakil presiden terpilih," ujar Ketua KPU, Hafidz Anshori dalam keterangannya di RDPU dengan Panja Mafia Pemilu di Gedung DPR, Selasa (12/7/2011).
Namun jelang rapat usai, Andi Nurpati menyodorkan berkas surat yang harus ditandatangani komisioner KPU. Seluruh komisioner menandatangani surat itu termasuk Hafidz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari surat itu lantas MK menyusun surat balasan. Nah, surat balasan berisi penjelasan putusan inilah yang dipalsukan. Surat palsu itu memenangkan pihak yang seharusnya kalah dalam Pemilu Legislatif di Dapil I Sulsel.
โBiasanya yang mempelajari itu (surat permohonan penjelasan) memang biro hukum, sesuai bidangnya. Kami tidak melihat secara detail,โ ujar pria yang selalu berpeci ini.
(adi/van)











































