"Cek dulu kebenaran info dimaksud," kata Kesubdis Penerangan Umum TNI AD Letkol (CAJ) Dadang Oesman, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (12/7/2011).
Si lelaki tersebut terlihat di tengah kericuhan antara warga dengan belasan preman, Gang Asem No 24, Jl Pangkalan Asem, Cempaka Putih. 2 kelompok tersebut saling adu jotos karena dipicu sengketa lahan rumah di alamat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini salah alamat. Yang seharusnya di eksekusi nomor 25, bukan nomor 24. Makanya warga bertahan. Tetapi dari pihak sana justru membawa preman," ucap Kamil Aksan, kuasa hukum pemilik rumah sengketa, Tindra Rengat dilokasi kejadian.
Peristiwa ricuh tersebut berlangsung sekitar 20 menit. Antara warga dan preman saling bersitegang dengan mengumbar kata-kata tantangan yang berakhir adu jotos. Sementara lelaki berseragam TNI turut terlibat dengan mendorong, mengejar dan menendang warga yang terdesak ke ujung gang tersebut.
(Ari/van)











































