Jelang Hari Tenang, Kalla Bantah Semua Isu SARA

Jelang Hari Tenang, Kalla Bantah Semua Isu SARA

- detikNews
Kamis, 24 Jun 2004 20:10 WIB
Mataram - Cawapres Jusuf Kalla (JK) menyatakan, dalam minggu terakhir kampanye pilpres ini, pihaknya memrioritaskan untuk men-counter berbagai isu yang mendiskreditkan dan berbau SARA (Suku, Agama, dan Rasial). "Target minggu terakhir kampanye untuk menepis isu-isu negatif terutama di daerah-daerah," kata JK di Bandara Mataram, Lombok, Kamis (24/6/2004). JK hari ini telah berkampanye ke berbagai pondok pesantren (onpes). Di antaranya, Ponpes Darul Yatama Walmasakin, Ponpes Nahdlatul Wathan di Lombok Timur dan Ponpes Al-Ishlahuddiny di Lombok Barat. Terakhir, JK berkunjung ke Pasar Hewan di Mataram. Ia menjelaskan, pelurusan itu sangat penting karena ada sebagian masyarakat yang terpengaruh terhadap isu-isu yang dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu."Yang paling banyak saya sampaikan ada dua hal, di pihak Islam dibilang ada pemihakan SBY-JK ke Kristen. Sementara di pihak Kristen dikatakan, kita mau menjalankan syariat Islam, ini yang kita klarifikasi," papar mantan Menko Kesra ini.JK menjelaskan, pihaknya tidak mau rakyat menyebarkan dosa berupa fitnah karena kalau mereka menyebarkan fitnah akan timbul masalah sosial. "Ini sangat berbahaya, karena itu kita klarifikasi agar pemilih tidak ragu-ragu terutama di daerah yang Islamnya kuat," ujar orang Golkar ini.Untuk itu, guna merealisasikan program ini, pihaknya akan mengumpulkan 58 caleg DPR dari Partai Demokrat. Dalam pertemuan itu, nanti akan didata berapa jumlah Kristen dan Islam.Adakah indikasi isu ini disebarkan oleh capres lain? "Kami tidak menyatakan seperti itu. Tapi ada laporan dari Surabaya bahwa ada bukti negative campaign yang dikirim oleh nomor faksimili dari salah satu capres lain," tutur Kalla.Sementara menyinggung soal berapa dana kampanye selama hampir 1 bulan ini, JK mengaku, telah menghabiskan Rp 100 miliar lebih sedikit. (dsb/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads