Polri: Bom Bima Ditujukan untuk Polisi

Polri: Bom Bima Ditujukan untuk Polisi

- detikNews
Selasa, 12 Jul 2011 17:18 WIB
Polri: Bom Bima Ditujukan untuk Polisi
Jakarta - Mabes Polri membenarkan adanya bom rakitan yang meledak di Pondok Pesantren milik Umar Bin Khattab, di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bom itu ditujukan untuk polisi.

"Kejadiannya pukul 15.30 WIB Senin (11/7) kemarin. Diduga bom ini bom rakitan yang nantinya digunakan untuk menyerang polisi," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bahrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2011).

Menurut Anton, pihaknya telah mengamankan 11 orang. 1 Korban luka atas bom itu yakni Firdaus alias Suryanto yang merupakan pengajar dan bendahara di ponpes itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anton menambahkan, barang bukti yang disita yakni panah dan parang. Namun hingga kini polisi masih negosiasi agar bisa masuk ke pesantren itu. Polisi dilarang masuk ke pesantren.

Meski demikian, lanjut Anton, pihaknya telah menerjunkan 2 pleton polisi. Tujuannya untuk berjaga-jaga di tempat sekitar.

"Semua santri di sana dipersenjatai dengan senjata tajam," kata Anton.

Apakah mereka terkait terorisme, Anton belum menerima informasi itu. "Sedang dilakukan penyelidikan," jawab Anton.



(nik/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads