Korban diduga mengonsumsi minuman keras oplosan secara berlebihan. Korban kritis saat ini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Korban tewas adalah Wiyono (24) warga Dukuh Cabean, Desa Cangkringan, Banyudono, Boyolali, dan Andika (23) warga Karangkulon, Cangkringan. Keduanya meninggal dalam perawatan di rumah sakit, pada Senin malam. Pada Selasa (12/7/2011) siang, keduanya dimakamkan di pemakaman umum dukuh masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolsek Banyudono AKP AA Gede Oka, mengatakan dari keterangan yang telah terhimpun, keempat orang itu melakukan pesta minuman keras oplosan sejak Sabtu malam hingga Minggu Pagi. Lokasi pesta minum di dua tempat yaitu dari rumah Kencong kemudian dilanjutkan ke rumah Yudi Pramono, di Dukuh Pringgan, Desa Cangkringan.
Pada Minggu siang, keluarga mendapati mereka di rumah Yudi dalam kondisi lemah dan mengenaskan. Selanjutnya mereka dirawat di rumah masing-masing. Namun karena kondisi yang semakin memburuk, Senin siang Wiyono dibawa ke RSU Banyudono. Sedangkan Andika dibawa ke RSU Boyolali pada malam harinya. Namun akhirnya nyawa keduanya tak tertolong.
Sementara itu kondisi Yudi Pramono juga semakin memburuk. Selasa siang dia dibawa ke RS Banyudono, namun karena kondisinya yang kritis selanjutnya dirujukkan ke sebuah rumah sakit di Solo.
"Berdasarkan pengakuan Kencong minuman keras yang mereka minum adalah oplosan dari 6 liter arak, dua botol bir, vodka dan 6 botol minuman suplemen. Mereka mengoplos sendiri minuman keras itu," papar AA Gede Oka.
(mbr/fay)











































