“Tentu akan dilakukan langkah-langkah pembenahan menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan Ketua Dewan Pembina. Tentang disiplin anggota tentu akan dicarikan jalan keluarnya,” ujar Wakil Sekjen PD, Saan Mustofa di Gedung DPR, Selasa (12/7/2011).
Menurut Saan, DPP PD akan mengambil sikap terhadap anggotanya yang tidak disiplin tersebut sebelum digelarnya Rakornas PD akhir Juli mendatang. Saan membantah dalam pidatonya SBY melayangkan teguran pada beberapa pengurus PD.
“Tidak ada teguran kepada siapapun tapi itu pesan yang dilakukan kepada semua jajaran. Apa yang disampaikan Pak SBY murni keprihatinan,” kata Saan.
Sebelumnya,SBY berpidato di kediamannya di Cikeas, Senin (11/7) malam. Pidato ini berkaitan dengan banyaknya isu, mulai dari korupsi hingga perpecahan internal yang melanda Demokrat akhir-akhir ini. SBY pun meminta langsung Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum, untuk mengatasi persoalan-persoalan yang melanda partai berlambang bintang mercy ini.
"Saya beri kesempatan dan kepercayaan pada Ketua Umum partai untuk bisa mengatasi semua persoalan ini dengan bantuan dari para pimpinan dan kader Partai Demokrat," kata SBY.
Bahkan, tak segan SBY meminta agar pimpinan Partai Demokrat menindak tegas kepada para kader yang layak diberi sanksi.
"Manakala harus ada yang diberikan sanksi pada kader Demokrat, silakan dilakukan," tegas SBY.
Jauh hari sebelum SBY berpidato, Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum sudah mengeluarkan perintah agar kader Demokrat tak mengumbar statement soal Nazaruddin. Namun masih saja banyak kader partai yang bicara soal Nazaruddin di media Massa. Terakhir terjadi semacam debat panas sesama kader demokrat di sebuat TV nasional yang membuat, Wakil Dewan Pembina, Marzuki Alie mengirim sms kepada SBY. SMS tersebut berisi permohonan agar SBY segera bertindak atas krisis kepemimpinan yang terjadi di tubuh partai berlambang bintang mercy itu.
(adi/gun)











































