"Alumni IPB bukan orang miskin dan ini bukan masalah uang, tetapi masalah hukum. Apa dia mengerti hukum?" kata ketua Alumni IPB Said Didu saat dihubungi detikcom, Selasa (12/7/2011).
Said menyayangkan langkah David yang membawa-bawa alumni IPB. "Biarlah ini jadi kasus hukum. Tapi kami tegaskan, 101 ribu alumni IPB ada di belakang almamater, dan kami akan tunduk pada proses hukum," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya David Tobing memberikan 2 opsi kepada Kampus IPB, Menkes dan BPOM. Yaitu, alumni IPB mengumpulkan koin hingga terkumpul uang Rp 2 juta atau dirinya akan mengajukan eksekusi meja rektor.
"Saya tetap meminta mereka membayar biaya perkara dari tingkat pengadilan negeri hingga kasasi sebanyak Rp 2.064 ribu," kata David dengan nada tinggi usai sidang aanmaning di PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Selasa, (12/7).
Dirinya telah memberikan pilihan memberikan pinjaman kepada IPB cs untuk membayar, tapi tidak dipenuhi. Maka dia memberikan 2 pilihan lainnya, yaitu supaya alumni IPB saling bantu mengumpulkan koin peduli kampus.
"Saya imbau, alumni IPB kumpulkan koin untuk membayar biaya perkara ini," ucap David.
(ndr/vit)











































