Tanggapi David Tobing, Alumni IPB: Kami Bukan Orang Miskin

Tanggapi David Tobing, Alumni IPB: Kami Bukan Orang Miskin

- detikNews
Selasa, 12 Jul 2011 13:56 WIB
Jakarta - Alumni IPB mempertanyakan sikap David Tobing, pengacara yang melakukan gugatan terkait kasus susu formula berbakteri. Alumni IPB menilai sikap David yang meminta agar para alumni mengumpulkan koin tidak berdasar.

"Alumni IPB bukan orang miskin dan ini bukan masalah uang, tetapi masalah hukum. Apa dia mengerti hukum?" kata ketua Alumni IPB Said Didu saat dihubungi detikcom, Selasa (12/7/2011).

Said menyayangkan langkah David yang membawa-bawa alumni IPB. "Biarlah ini jadi kasus hukum. Tapi kami tegaskan, 101 ribu alumni IPB ada di belakang almamater, dan kami akan tunduk pada proses hukum," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said heran dengan sikap David yang menyeret-nyeret alumni untuk terlibat dalam kasus ini. "Kalau mengkait-kaitkan itu namanya memancing. Apakah alumni tergugat? Kan tidak. Kami selama ini diam, tapi kami bersama almamater kami," tutur pria yang menjadi Komisaris Utama PT Merpati ini.

Sebelumnya David Tobing memberikan 2 opsi kepada Kampus IPB, Menkes dan BPOM. Yaitu, alumni IPB mengumpulkan koin hingga terkumpul uang Rp 2 juta atau dirinya akan mengajukan eksekusi meja rektor.

"Saya tetap meminta mereka membayar biaya perkara dari tingkat pengadilan negeri hingga kasasi sebanyak Rp 2.064 ribu," kata David dengan nada tinggi usai sidang aanmaning di PN Jakpus, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Selasa, (12/7).

Dirinya telah memberikan pilihan memberikan pinjaman kepada IPB cs untuk membayar, tapi tidak dipenuhi. Maka dia memberikan 2 pilihan lainnya, yaitu supaya alumni IPB saling bantu mengumpulkan koin peduli kampus.

"Saya imbau, alumni IPB kumpulkan koin untuk membayar biaya perkara ini," ucap David.

(ndr/vit)


Berita Terkait