Sumur tersebut adalah milik Haryati (42), warga Jl BukitIndah RT 17 RW 06, Kelurahan Pangkalanbalai. Sejak sejak Senin (11/07/2011), sumur itu mengeluarkan minyak mentah dan membuat warga lain terkejut. Apalagi saat sebuah kayu setelah dilumuri air sumur tersebut cepat terbakar.
Menurut Hayati, dia kali pertama mengetahui kondisi sumurnya mengandung minyak mentah saat hendak menyedot air untuk kebutuhan rumah.
"Seperti biasa, pagi tadi saya menyedot air. Herannya saat air yang masuk ke dalam bak itu seperti ada genangan minyak. Kian banyak air yang masuk airnya menjadi hitam," ujar Hayati.
Dia kemudian mengajak anaknya mengecek sumur yang ada di belakang rumahnya. Alangkah terkejutnya mereka ketika sumur yang kedalamannya 10 meter tersebut sudah berubah menjadi hitam pekat.
Diduga, Sumur itu tercemar minyak mentah milik PT Pertamina. Haryati pun kemudian melaporkan ke Ketua RT 17 Syamsudin. Selanjutnya dia akan melapor ke pihak terkait.
(tw/irw)











































