ABK kapal berhasil diselamatkan oleh KRI Malahayati. Mereka dievakuasi ke Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (11/7/2011).
"Para ABK kapal semua dalam keadaan selamat," kata Komandan Lanal Denpasar Letkol (p) Wayan Suarjaya di Pelabuhan Benoa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dalam perjalanan berlayar, kapal mengalami kerusakan dan kebocoran. Nelayan segera mencari bantuan dengan melambaikan bendera.
Saat kapal kian berbahaya, melintas kapal perang Amerika USS Cowpens CG 68 yang tengah menuju Australia. Helikopter kapal perang ini terbang berputar melihat kondisi kapal nelayan yang berbahaya setelah melihat para ABK meminta pertolongan dengan melambaikan tangan.
Dengan segera awak kapal perang AS menghubungi Markas Besar TNI AL agar segera menyelamatkan para ABK tersebut. KRI Malahayati yang sedang berpatroli dan jaraknya tak jauh dengan kapal nelayan segera menyelamatkan ABK kapal.
Sebanyak 25 ABK telah diserahkan TNI AL ke Badan SAR Nasional Provinsi Bali. Sementara itu, enam ABK enggan dievakuasi. Mereka masih berupaya memperbaiki kebocoran pada kapal. Namun, KRI Malahayati akan kembali segera menyusul kapal nelayan tersebut.
(gds/ndr)











































