"Yang pertama tentunya tidak cukup hanya dievaluasi tapi lebih konkret. Instruksi banyak tapi realisasinya ini yang menjadi persoalan," kritik Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/7/2011).
Menurut Pramono, SBY harus meminta menteri bekerja sesuai jalurnya. Berdasarkan blue print yang sudah diinstruksikan kepada menteri. SBY tak perlu menambah instruksi lagi agar tak menambah persoalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi perekonomian Indonesia saat ini sebenarnya sudah cukup baik. Makro ekonomi cukup stabil, masalahnya adalah realisasinya untuk kesejahteraan masyarakat yang masih kurang.
"Secara makro ekonomi kita sangat baik,y ang kurang jalan realisasi bagaimana menjadi hal yang mensejahterakan rakyat," tuturnya.
Sejumlah sektor dipandangnya lemah. "Seperti kemiskinan, lapangan kerja, infrastruktur," terangnya.
Namun ia enggan mengomentari kemungkinan SBY melakukan reshuffle kabinet. Ia tak ingin terjebak dalam polemik politis seputar reshuffle kabinet.
"Itu Presiden lebih tahu, silahkan Presiden yang memutuskan," tandasnya.
(van/lh)










































