Wakil Ketua DPR: Kabinet Harus Dievaluasi Lebih Konkret

Wakil Ketua DPR: Kabinet Harus Dievaluasi Lebih Konkret

- detikNews
Senin, 11 Jul 2011 14:32 WIB
Wakil Ketua DPR: Kabinet Harus Dievaluasi Lebih Konkret
Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung kecewa dengan rendahnya kinerja Kementerian dalam mensejahterakan rakyat. Presiden SBY diminta untuk mengevaluasi kabinet secara lebih konkret.

"Yang pertama tentunya tidak cukup hanya dievaluasi tapi lebih konkret. Instruksi banyak tapi realisasinya ini yang menjadi persoalan," kritik Pramono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/7/2011).

Menurut Pramono, SBY harus meminta menteri bekerja sesuai jalurnya. Berdasarkan blue print yang sudah diinstruksikan kepada menteri. SBY tak perlu menambah instruksi lagi agar tak menambah persoalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meminta seluruh menteri fokus dengan blue print ketika kabinet dibentuk. Karena sudah sesuai blue print masing-masing," tutur politisi senior PDIP ini.

Kondisi perekonomian Indonesia saat ini sebenarnya sudah cukup baik. Makro ekonomi cukup stabil, masalahnya adalah realisasinya untuk kesejahteraan masyarakat yang masih kurang.

"Secara makro ekonomi kita sangat baik,y ang kurang jalan realisasi bagaimana menjadi hal yang mensejahterakan rakyat," tuturnya.

Sejumlah sektor dipandangnya lemah. "Seperti kemiskinan, lapangan kerja, infrastruktur," terangnya.

Namun ia enggan mengomentari kemungkinan SBY melakukan reshuffle kabinet. Ia tak ingin terjebak dalam polemik politis seputar reshuffle kabinet.

"Itu Presiden lebih tahu, silahkan Presiden yang memutuskan," tandasnya.

(van/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini