"Saya ada dalam kongres. Proses kongres lebih banyak hubungan rasionalitas dan emosional bukan pragmatisme semata," kata Saan.
Hal ini disampaikan Saan menjawab pertanyaan wartawan seputar tudingan Nazaruddin mengenai permainan di Kongres PD. Hal ini disampaikan Saan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai hari ini saya tidak pernah merasakan Rakornas akan mengarah pada KLB. Saya yakin semua kader PD menghargai aturan proses demokrasi di internal PD. Kasak-kusuk ya biasa saja tapi teman-teman semua berpikir bagaimana Rakornas jadi ajang konsolidasi partai meyikapi persoalan hari ini. Sampai hari ini saya tidak melihat ada DPC, DPD yang menginginkan KLB," ujarnya optimis.
Ia juga menampik semua tudingan Nazaruddin selama ini. Menurutnya, kalau memang jantan seharusnya Nazaruddin memenuhi panggilan KPK.
"Ya menurut saya lebih baik. Kalau saudara Nazaruddin meyakini apa yang dia pegang lebih baik dia sampaikan ke aparat penegak hukum. Daripada disampaikan ke publik. Akan sangat bermakna dan berarti kalau itu disampaikan ke KPK,"terangnya.
Nazaruddin pernah mengungkap adanya permainan di Kongres PD. "Biar saya buka semua suap Sesmenpora sampai Kongres," ancam Nazaruddin, setelah dilaporkan PD ke polisi karena tudingannya.
(van/lrn)










































