"Saya meminta agar memegang teguh jadwal. Kalau ada masalah disampaikan pada mitra, jangan ada penundaan-penundaan lagi," ujar Boediono saat meninjau pembangunan bandara di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (11/7/2011).
Sebelumnya, Direktur Teknik Operasional PT Angkasa Pura I, Haryoso Catur Prayitno memaparkan perkembangan pembangunan BIL pada Wapres Boediono dan rombongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BIL akan menggantikan Bandara Selaparang yang sudah tidak mampu lagi menampung penumpang pesawat terbang ke Mataram. BIL bisa menampung 3 juta penumpang per tahun sementara Selaparang hanya 800 ribu penumpang per tahun.
BIL berdiri di atas lahan seluas 51 hektar di Lombok Tengah. Letaknya 40 km dari Selaparang. Luas landasannya 2750 meter X 45 meter. BIL bisa didarati pesawat Airbus 330, atau Boeing 373. Apron seluas 52 ribu meter persegi mampu menampung 10 pesawat.
BIL mulai dibangun Bulan November 2006. Total dana yang dikeluarkan untuk membangun BIL adalah Rp 945 miliar.
(nal/nal)










































