100 Buruh Jateng Deklarasi Dukung Wiranto - Gus Solah
Kamis, 24 Jun 2004 16:33 WIB
Semarang - Sekitar 100 orang buruh yang mengklaim sebagai Fungsionaris Serikat Pekerja (SP) se-Jateng mendeklarasikan diri mendukung Wiranto - Salahuddin Wahid atau Gus Solah. Meski mendukung, dalam naskah deklarasinya mereka sama sekali tak menyatakan harapan buruh terhadap duet itu.Buruh-buruh yang datang dari beberapa daerah di Jateng itu berkumpul di Kantor DPD I Partai Golkar Jateng, Jl. Kyai Saleh Semarang, Kamis (24/06/2004). Mereka diangkut dengan puluhan mobil. Sekitar pukul 13.30 WIB, mereka tiba di lokasi. Sembari menunggu acara dimulai mereka meng-order pin bergambar Wiranto dan foto diri masing-masing yang ditulisi "Aku Pilih Wiranto". Yang mau meng-order dipersilakan memotret diri atau membawa foto, kemudian foto tersebut di-setting di komputer, dan dibuatlah pin bergambar Wiranto dan foto masing-masing peng-order.Acara deklarasi dimulai ketika Ketua Umum Soksi Golkar Oetojo Oesman tiba. Mantan Menpora era Orba ini memberikan sambutan sangat panjang tentang langkah-langkah mendukung Wiranto-Gus Solah. Hingga, karena udara sangat panas, beberapa peserta tampak keluar masuk ruangan. Usai sambutan Oetojo Oesman, naskah deklarasi dibacakan salah satu fungsionaris SP Jateng Andreas L. Margono. Dalam naskah itu ada beberapa alasan mengapa mereka mendukung Wiranto - Gus Solah."Wiranto - Gus Solah adalah perpaduan unsur nasionalis - agamis pejuang HAM. Lalu, duet tersebut menandakan bersatunya dua kekuatan partai pemenang pemilu. Mereka juga visi, misi, dan program bagi kemajuan bangsa," kata Andreas dalam deklarasinya.Selain itu, kata Andreas, Wiranto berpengalaman selama 3 periode kepresidenan. Hal itu membuat nilai tambah khusus pada diri mantan Pangab tersebut. "Maka itu, kami mendukungnya sebagai capres. Juga mendukung Gus Solah sebagai cawapresnya," terang Andreas.Seain deklarasi, acara itu juga diwarnai dengan tanya jawab antara Oetojo Oesman dengan para peserta. Dalam dialog, peserta lebih banyak mengeluh tentang banyaknya kekurangmeraataan pembangunan. Sehingga, jika Wiranto - Gus Solah terpilih, mereka meminta hal itu harus dibenahi.Sekitar pukul 16.00 WIB acara tersebut usai. Peserta yang sebagian masih memakai baju kerja berwarna biru-biru itu langsung berebut bersalaman dengan Oetojo Oesman dan beberapa pengurus Partai Golkar Jateng.
(nrl/)











































