"Saya kira tidak sulit, di zaman sekarang aparat penegak hukum begitu lengkap peralatannya, semua bisa dilacak. SMS, telepon itu kan bisa memberitahukan lokasi dia, saya tidak mengatakan hal tersebut mustahil," ujar pakar hukum senior Todung Mulya Lubis di Hotel Aryaduta, Jalan Prapatan, Jakarta Pusat, Minggu (10/7/2011).
Menurut Todung, status Nazaruddin yang masih 'anak bawang' dan belum memberikan kontribusi apa-apa terhadap perekonomian Singapura membuatnya lebih gampang terlacak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Todung beranggapan bahwa status Nazaruddin, benar-benar berbeda dengan koruptor-koruptor kelas kakap yang kabur ke Singapura. Kalau yang kabur dari dulu-dulu, akan sangat sulit memulangkan mereka. Apalagi kalau mereka sudah punya izin tinggal sementara di sana.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan posisi Nazaruddin terus berpindah-pindah dari Singapura, Vietnam, dan Malaysia. Posisi Nazaruddin tetap misterius. Namun diduga kuat dia berada di Malaysia.
"Posisi terakhir sejak akhir pekan lalu, hingga Kamis kemarin, dia terlacak berada di Kuala Lumpur, Malaysia," kata seorang penegak hukum yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui Jumat (8/7/2011) pagi.
Nah, Nazaruddin tidak sendirian. Dia bersama istrinya yang memang kerap pergi ke Kuala Lumpur dari Singapura. "Jadi memang sering bolak balik, ada yang mereka lakukan di sana," jelas sumber itu tanpa merinci.
Benarkah Nazaruddin kini bersembunyi di Malaysia? Pimpinan KPK yang sebelumnya ditanyai soal posisi Nazaruddin enggan berbicara. Wakil Ketua KPK M Jasin hanya menegaskan pihaknya melakukan segala upaya agar bisa membawa pulang Nazaruddin ke Indonesia.
(anw/anw)











































