Â
Api hanya menyisakan gedung instalasi gawat darurat dan gedung ruang rawat inap yang merupakan bangunan tiga lantai. Sementara seluruh gedung poliklinik di rumah sakit yang beralamat di Jl Pejanggik, Mataram, NTB, itu ludes terbakar Minggu (10/7/2011).
Direktur RSUP NTB, Mawardi Hamri, memastikan seluruh pasien rawat inap berhasil dievakuasi. Jumlah total pasien rawat inap yang tercatat berjumlah 342 orang, dipindahkan ke lima RS lain di Mataram dan RSU Lombok Barat serta Lombok Tengah
Â
"Seorang pasien bernama Amaq Sajim, meninggal dunia saat evakuasi. Pasien berasal dari Lombok Tengah dan waktu kejadian sedang menjalani perawatan di ICU," kata Mawardi.
Â
Saat api masih berkobar, sejumlah pasien terlihat menyelamatkan diri, sambil menenteng cairan infus di tangan. Terlihat raut muka mereka ketakutan.
Â
"Kami tidak menyelematkan berkas. Tapi mengutamakan menyelamatkan pasien,ââ kata Mawardi.
Â
Gubernur NTB, M Zainul Majdi, dan Wali Kota Mataram, Ahyar Abduh, telah meninjau lokasi kejadian. Kebetulan gedung RSUP NTB ini bersebelahan dengan Kantor Gubernur NTB dan rumah dinas gubernur dan rumah dinas wali kota Mataram.
Â
Hingga kini, mobil pemadam kebakaran masih bolak balik dan petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api yang masih menyala di gudang obat dan material. Perkiraan sementara, api mulai terdeteksi pertama kali di ruangan lantai dasar dan berada di pojok rumah sakit.
Kobaran api masih terlihat menyala di gudang obat dan peralatan milik rumah sakit, yang diperkirakan asal kebakaran. Di sana, ada sejumlah obat dan bahan yang mudah terbakar, termasuk cadangan alkohol.
(lh/lh)











































