Dede adalah putra dari pasangan Iban (35) dan Enok (45), warga Kampung Babakan Cibeureum, Desa Mulayasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dede rencananya tiba sore ini.
"Hari ini kita pulangkan dulu Dede dan keluarganya untuk persiapan operasi lanjutan," ujar Irma Juwita, perwakilan Detik Forum, Minggu (10/7/2011) kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengalami cacat fisik bibir sumbing, Dede juga mengalami cacat tangan kanan hanya memiliki jari kelingking yang keluar dari pangkal tangan, serta tangan kiri hanya memiliki empat jari tanpa memiliki siku.
Seluruh pembiyaan dan beban keluarga selama Dede menjalani operasi ditanggung oleh para komunitas Detik Forum Jakarta. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Garut, Nita K Wijaya menyambut baik bakti sosial yang telah dilakukan oleh Forum Detikers Jakarta yang telah berupaya meringankan beban penderitaan Dede Tegar.
"Kami sangat bangga dan gembira atas upaya yang dilakukan oleh teman-teman detikers untuk Dede. Anak bangsa yang senasib bahkan lebih parah dari Dede sangat banyak, jadi saya acungkan jempol, maju terus," tegas Nita.
(fay/fay)











































