Di Riau, ada kelompok yang mengatasnamakan Badan Sumber Daya Manusia Indonesia Pemerhati Pengembangan Ekonomi Daerah (BSDMI P2ED). BSDMI diduga memakai lambang Garuda, kop surat Istana Kepresidenan dan mencatut nama Presiden SBY, Mensesneg Sudi Silalahi, Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri.
Pimpinannya disebut bernama Dr E Irwannur Latubual, SH SE MM, bekerja sebagai staf khusus Presiden SBY. Organisasi ini diduga banyak terlibat merekrut PNS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada stafsus dengan atas nama tersebut dan saya minta dilaporkan pada polisi," kata Julian kepada detikcom, Minggu (10/7/2011).
Menurut Julian, Istana juga sudah memberi arahan pada aparat di lingkup Provinsi Riau agar mengambil tindakan. "Saya sudah mintakan kepada aparatus setempat," kata dia.
Bantahan juga sudah disampaikan Staf Khusus Presiden Heru Lelono. Presiden tidak pernah mendirikan BSDMI dan nama Irwannur Latubual tidak dikenal. Heru meminta pelakunya ditangkap.
"Setahu saya tidak pernah ada nama tersebut sebagai staf ahli Presiden. Tidak ada badan itu didirikan oleh Presiden. Ditangkap saja," tegas Heru, Sabtu (9/7).
(fay/lh)











































