"Alangkah baiknya dengan cepat Nazaruddin yang dianggap melanggar AD/ART segera dipecat, jangan memperlebar masalah ke soal kepengurusan," kata pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito, saat dihubungi detikcom, Minggu (10/7/2011).
Arie tidak yakin jika KLB digelar maka permasalahan yang melanda Demokrat saat ini akan selesai. "Justru kalau ada KLB akan muncul musuh-musuh dan kubu-kubu baru di Demokrat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita kan tidak boleh mengadili motif," ujarnya.
Saat ini, kata Arie, Demokrat seharusnya segera melakukan konsolidasi untuk memecat Nazaruddin dan memutus simpul-simpul mantan Bendahara Umum itu di kepengurusan. Hal ini dinilai efektif ketimbang menggelar KLB yang pasti akan mengeluarkan energi yang sangat besar.
"Energinya sangat besar, lagian terlalu jauh menyeret-nyeret ke arah KLB," ujarnya.
Marzuki membantah dirinya telah membuat kubu dan merencanakan KLB. Marzuki justru menuding yang saat ini ada yang diam-diam berkelompok dan hendak menghancurkan Demokrat.
"Saya mengingatkan siapa pun yang membentuk kelompok-kelompok adalah mereka yang ingin partai ini hancur," ujar Marzuki.
Berikut isi SMS yang dikirim Marzuki kepada SBY dan seluruh anggota Dewan Pembina pada Jumat 8 Juli 2011 malam:
Yth Kawanbin/Bp SBY,
Saya melaporkan, saat ini sedang berada di Rusia dalam rangka memenuhi undangan Parlemen Rusia. Malam ini banyak sekali SMS yang masuk tentang Ruhut, Deny Kailimang, Amir Syamsudin yang saling memojokkan dalam acara Jakarta Lawyer Club di TVone. Saling serang antar pengurus partai bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali. Kelihatannya manajemen partai sudah tidak efektif lagi, apapun perintah DPP. Ini masalah Leadership. Memprihatinkan sekali, kita juga terkena imbas seolah tidak memperdulikan tentang kondisi partai. Sebenarnya saya sebagai pribadi atau dalam kapasitas sebagai Wakawanbin tidak mau ikut-ikutan dalam urusan yang melibatkan DPP PD secara operasional, namun kalau ini terus dibiarkan, setiap hari kita di degradasi oleh kita sendiri dengan provokasi media, kita akan menuju kehancuran. Mohon Kawanbin mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai, kami siap diperintah dan mendukung apa apapun keputusan Kawanbin sebagai the founding father PD. Tks Wakawanbin.
(lrn/lrn)











































