“Kami sudah berbaik hati, tetapi mereka terus mengulur waktu terbang. Bayangkan, dari jam 18.30 WIB sampai sekarang pesawat belum berangkat,” ujar Edi Sumantri, salah seorang penumpang saat dihubungi detikcom pukul 21.30 WIB.
Menurut Edi, kekesalan penumpang pun bertambah karena Sriwijaya Air kembali ingkar. “Mereka ingkar janji lagi, setelah delayed sejak pukul 18.30 WIB. Mereka janji akan memberangkatkan pesawat pada pukul 21.00 WIB. Tetapi tidak juga, setelah kami tanya kata petugas Sriwijaya Air, pesawat sudah ada, tetapi pilotnya yang tidak ada, kan aneh, seperti dimainkan aja kami ini,” katanya menambahkan pihak maskapai kembali berjanji pesawat akan diberangkatkan pukul 23.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada sekitar 50 penumpang di sini. Mereka resah, selain karena delayed, Sriwijaya Air tak mau tanggung jawab, beberapa penumpang yang seharusnya sudah sampai di Medan meminta tanggung jawab Sriwijaya. Karena sebagian ada yang sudah mem-booking hotel di Medan untuk melanjutkan penerbangan ke Aceh dan Tapanuli. Tetapi petugas Sriwijaya menolaknya,” katanya.
Ditanya soal kompensasi makanan, Edi Sumantri mengakui telah diberikan makanan berupa nasi dan daging ayam. “Tetapi bau ayam-nya. Saya jadi nggak mau makan. Ini harus ada yang dilakukan oleh pejabat pusat Sriwijaya,” katanya.
(lrn/lrn)










































