Denny Kailimang: Marzuki Kayak Bercinta Saja Pakai SMS

Denny Kailimang: Marzuki Kayak Bercinta Saja Pakai SMS

- detikNews
Sabtu, 09 Jul 2011 15:25 WIB
 Denny Kailimang: Marzuki Kayak Bercinta Saja Pakai SMS
Jakarta - Nama Denny Kailimang disebut-sebut dalam SMS yang dikirim SMS Marzuki Alie kepada Ketua Dewan Pembina PD SBY. Denny siap memberikan klafirikasi, termasuk memberi data dan rekaman kejadian sesungguhnya.

"Itu (SMS Marzuki) tidak tepat. Kayak bercinta saja pakai SMS. Persoalan organisatoris sebaiknya diselesaikan secara organisatoris," kata Denny kepada detikcom, Sabtu (9/7/2011).

Denny menyesalkan SMS Marzuki beredar di kalangan luar. "Dia tidak usah keburu-buru begitu karena tidak melihat sendiri," ujarnya.

Menurut dia, Marzuki sebaiknya kembali ke Tanah Air dan mengklarifikasi masalah ini.

"Dia pulang, lalu panggil dan undang kita untuk klarifikasi baru lapor ke Ketua Dewan Pembina. Kalau ada yang tidak santun dan melanggar kode etik ya diperingati, diskors atau dipecat. Caranya harus ada," kata pria yang menjabat Ketua Departemen Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat ini.

"Kalau mau jalan partainya, minta rekamannya dan lihat, siapa yang sebenarnya yang tidak santun dan sudah berapa kali kejadian ini," lanjut dia.

Denny juga siap memberikan klarifikasi. "Saya akan berikan data yang ada termasuk rekaman siapa saja yang tidak santun dalam kader partai dalam bicara, dalam dikusi," kata Denny.

Beredar pesan SMS yang dikirim Marzuki Alie kepada SBY dan seluruh anggota dewan pembina pada Jumat 8 Juli 2011 malam. Adapun isi SMS itu yakni:

Yth Kawanbin/Bp SBY,

Saya melaporkan, saat ini sedang berada di Rusia dalam rangka memenuhi undangan Parlemen Rusia. Malam ini banyak sekali SMS yang masuk tentang Ruhut, Deny Kailimang, Amir Syamsudin yang saling memojokkan dalam acara Jakarta Lawyer Club di TVone. Saling serang antar pengurus partai bukan hanya kali ini, tapi sudah berkali-kali. Kelihatannya manajemen partai sudah tidak efektif lagi, apapun perintah DPP. Ini masalah Leadership. Memprihatinkan sekali, kita juga terkena imbas seolah tidak memperdulikan tentang kondisi partai. Sebenarnya saya sebagai pribadi atau dalam kapasitas sebagai Wakawanbin tidak mau ikut-ikutan dalam urusan yang melibatkan DPP PD secara operasional, namun kalau ini terus dibiarkan, setiap hari kita di degradasi oleh kita sendiri dengan provokasi media, kita akan menuju kehancuran. Mohon Kawanbin mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai, kami siap diperintah dan mendukung apa apapun keputusan Kawanbin sebagai the founding father PD. Tks Wakawanbin.

Marzuki mengaku memang mengirim SMS itu. Ia berpendapat, semua anggota Dewan Pembina PD punya hak untuk memberikan saran kepada Ketua Dewan Pembina, karena itu sudah diatur dalam mekanisme partai.

(aan/ndr)


Berita Terkait