"Alhamdulillah semua kegiatan yang ditargetkan baik dalam program prioritas nasional maupun proritas sektoral di Kemenakertrans berjalan baik. Bahkan ada yang melebihi target," jawab Menakertrans Muhaimin Iskandar melalui surat elektronik, Sabtu (9/7/2011).
Dijelaskannya, penempatan dan perlindungan TKI merupakan masalah yang sedang dikebut perbaikannya oleh Kemenakertrans. Mulai dari penyempurnaan sistem penempatan, job order, rekruitmen, pelatihan, kontrol terhadap PPTKIS, pemeriksaan kesehatan, dokumen, dan pemberangkatan sudah kita sempurnakan.
"Insya Allah dalam soal penempatan, sudah tidak ada masalah lagi," sambungnya.
Sedangkan untuk perlindungan, MoU dengan Malaysia sudah diselesaikan dengan banyak kemajuan dari sisi perlindungan. Seperti gaji minimal RM 700 per bulan, larangan bagi majikan menahan paspor TKI dan hak mendapatkan libur satu hari dalam satu pekan.
Kesepakatan dengan Arab Saudi dipercepat dan minggu depan ada joint working group yang kedua. Salah satu butir yang ditekankan adalah kewajiban bagi pihak majikan mengasuransikan TKI selama bekerja di rumah atau pabrik mereka.
"Sistem dan koordinasi luar biasa kemajuannya, tapi memang belum sempurna. Alhamdulillah UKP4 melihat kemajuan-kemajuan ini semua," ujar Muhaimin.
Lebih lanjut dikatakannya, penilaian yang UKP4 sampaikan kepada Presiden SBY menggunakan variabel yang jelas dan dipahami semua pihak. Berdasar hasil diagnosa UKP4, para menteri justru bisa mengetahui dengan detail di sektor apa saja mereka mendapatkan hambatan dan mendapatkan masukan untuk perbaikannya.
"UKP4 itu mendiagnosa sehingga kita bisa tahu jenis 'sakit' dan apa obatnya. Kami sangat terbantu," imbuh Muhaimin.
(lh/ndr)











































