"Dulu partai dijadikan untuk melanggengkan kekuasaan. Sekarang partai digunakan untuk melindungi koruptor, sebagai bunker koruptor," ujar anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat dalam diskusi Polemik "Kepak Si Burung Nazar" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (9/7/2011).
Martin mengimbau partai tidak mengedepankan pencarian anggaran demi eksistensi partai tersebut. Karena hal tersebut kian merusak citra parpol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu ia mengajak semua parpol untuk berbenah diri. Untuk mengembalikan semangat awal reformasi.
"Kalau tidak dibenahi ini rakyat makin muak. Partai harus dibenahi kalau kita ingin meneruskan cita-cita reformasi," imbaunya.
Menyangkut Nazaruddin yang sudah terlalu banyak tahu, menurutnya sulit diharapkan pulang ke tanah air.
"Dia kan masih sebagai anggota DPR, lebih baik pulang dan jelaskan semuanya. Tapi apakah betul Nazaruddin mau pulang?" tuturnya.
(van/ndr)











































