"Kalau pemerintah tidak lamban, seharusnya Nazaruddin bisa segera ditemukan dan segera di bawa ke Indonesia," kata mantan Menkokesra ini kepada wartawan di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Mojokerto Jalan Jayanegara, Jumat (8/7/2011) malam.
Pria yang akrab disapa Ical ini menegaskan, meski pemerintah saat ini sudah mengupayakan mengusut kasus yang menimpa mantan Bendahara Partai Demokrat ini, namun tetap dinilai lamban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Ical sebagai Ketua Umum Parta Golkar tetap menyerahkan sepenuhnya kasus yang tak kunjung selesai ini ke aparat penegak hukum. "Kita kembalikan saja kasus kepada aparat. Di mata Partai Golkar, pemerintah lamban menangani kasus ini," tegasnya.
Saat beberapa wartawan menanyakan kira-kira dimana Nazaruddin saat ini berada, Ical menjawab tidak tahu. "Orang dekatnya saja tidak tahu, apalagi saya. Ini juga tidak penting bagi saya selaku ketua Golkar," pungkasnya sambil tersenyum.
Sebelumnya, kunjungan Ical ke Mojokerto untuk pertemuan antar kader Partai Golkar. Selain itu, Ical yang didampingi Akbar Tandjung juga dan beberapa petinggi Golkar juga mengunjungi pagelaran budaya Wayang Kulit di Pendopo Agung Majapahit Trowulan Mojokerto.
(ahy/ape)











































