"Menurut saya, sia-sia saja reshuffle kabinet. Problem-nya bukan di menterinya tapi dia (presiden) sendiri," kata Refly Harun usai talk show DPD RI bertajuk 'Membenahi Sistem Pemilu Melalui Perubahan Kelima UUD 1945' di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (8/7/2011).
Menurut dia, bila kinerja menteri tidak baik itu lebih kepada kemampuan menteri yang kurang profesional. Para menteri yang dipilih saat ini, lanjut Refly, tidak berdasarkan akademisi dan kemampuan menteri itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Refly juga menyayangkan, mengapa Presiden SBY tidak memberi contoh untuk mundur dari jabatan parpol demi mengurus negara. Refly mengapresiasi langkah yang ditempuh Menkominfo Tifatul Sembiring yang memilih mundur dari Presiden PKS untuk menjabat sebagai menteri.
"Saya berharap SBY lebih berani di periode kedua ini, kan sudah nothing to lose. SBY harus menunjukkan target luar biasa dan SBY tidak boleh menyalahkan siapa-siapa," imbuhnya.
(feb/nvc)











































