Polri: 11 Terduga Teroris Dibekuk, Targetnya Serang Polisi

Polri: 11 Terduga Teroris Dibekuk, Targetnya Serang Polisi

- detikNews
Jumat, 08 Jul 2011 14:01 WIB
Jakarta - Dalam tempo 3 hari, sedikitnya 11 terduga teroris ditangkap Densus 88 di sejumlah lokasi. Barang bukti berupa senjata dan amunisi disita. Terduga teroris memasang target untuk menyerang polisi.

"Densus 88 melakukan penangkapan 11 orang yang diduga terkait tersangka teroris yang terdahulu. Terduga teroris ditangkap karena memiliki senjata api," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2011).

Anton mengatakan, 5 orang tersangka terorisme ditangkap pada Senin 4 Juli 2011. 4 Tersangka teroris dibekuk pada Selasa 5 Juli. Pada Rabu 6 Juli, tidak ada penangkapan. Selanjutnya, 2 orang tersangka teroris ditangkap Kamis 7 Juli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan dia, Achmad Izzmi (37) alias Adam alias Boy alias Alex dan Iwan Kurniawan (24) alias Abdan Syakuro alias M Iqbal ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Senin 4 Juli pukul 07.00 WIB.

"Dari mereka disita 1 pucuk senpi laras panjang dan 4 magazin dan 40 butir peluru, teleskop, 5 senpi laras pendek berikut 6 magazin dan 158 butir peluru," kata Anton.

Muhammad Ichwan (41) alias Zulfikar alias Abdullah alias Abu Umar alias Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman dibekuk di Perumahan Griya Waringin, Bogor, pada Senin 4 Juli 2011. Barang bukti yang disita 1 pucuk senapan angin, senjata jenis SNW dan 50 butir peluru.

Wandoyo alias Tajaludin Yunus di Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara juga ditangkap pada Senin 4 Juli.

Selanjutnya, Asmuni alias Munir (29) dan Muhammad Irsyad alias Icat (37) ditangkap di kawasan Koja, Jakarta Utara, pada Senin 4 Juli malam dini hari. Barang bukti 1 senpi laras panjang M-16, 1 magazin, dan 10 butir amunisi.

Ali Muhammad Akbar (31) alias Arif Rahman ditangkap di Kompleks Taman Kota, Jakarta Barat pada Selasa 5 Juli 2011 dengan barang bukti 1 pucuk senpi jenis M-16, 1 magazin, dan 9 butir amunisi.

Taufiq Hidayat alias Ismail alias Abu Wildan ditangkap di Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Selasa 5 Juli malam hari.

Priyatmo alias Mamo ditangkap di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Kamis 7 Juli 2011 dengan barang bukti yang disita 6 pucuk senpi laras pendek, 14 magazin, 272 amunisi.

Suparmin alias Parmin ditangkap di Rawa Buaya Cengkareng tanpa barang bukti. Mansyur Samin yang bekerja sebagai tukang bengkel di Cengkareng, Jakarta Barat pada hari yang sama.

Menurut dia, jumlah total barang bukti yang disita dari 11 orang tersangka yakni 3 senjata api laras panjang, 2 pucuk senjata api jenis M-16, 6 senpi laras pendek, 1 pucuk senpi laras pendek nomor 1.911 cavalery government, 1 senpi laras pendek buatan China, 1 senpi laras pendek jenis Rob Island, dan 1 senpi laras pendek jenis SNW.

"Masih didalami pelaku memperoleh senjata. Diduga didapat dari Filipina. Peran pelaku masih didalami. Mereka ditangkap karena memiliki senjata api," ujar Anton.

Apakah terkait teroris? "Jelas. Ada senpinya diduga untuk menyerang polisi. Yang lainnya masih pendalaman," jawab Anton.

(aan/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads