BIYO digelar di Bali untuk kedua kalinya pada 8-9 Juli 2011. Kompetisi kali ini digelar di Kuta Station Hotel and Spa, Bali, Jl Kartika Plaza, Kuta.
Ketua Panitia BIYO 2011 Jackson Januarius Mangari mengatakan kompetisi diikuti 30 peserta dari berbagai negara, seperti tuan rumah Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Australia.
Selain diikuti juara dunia yoyo tiga kali Suzuki, hadir juga juara nasional yoyo Singapura Marcus Koh dan Iskandar Shah. "Mereka telah memastikan hadir di Pulau Dewata untuk mengikuti kompetisi ini," kata Jackson, Jumat (8/7/2011).
Dalam kompetisi BIYO, para peserta akan saling adu kehebatan trik bermain yoyo dalam enam divisi yang dipertandingkan.
Divisi tersebut, adalah Single A (1A), memainkan trik tali yoyo dengan satu tangan. Divisi keterampilan trik tali yoyo dengan dua tangan memakai jenis looping (2A). Divisi keterampilan memainkan trik yoyo dengan tali terlepas dari yoyo atau terbang bebas (off-string/4A).
Divisi counter weight atau 5A, divisi keterampilan trik yoyo dengan tali terikat pada sebuah bandul. Divisi keterampilan memainkan semua divisi sekaligus dalam durasi tiga menit dan terakhir, picture trick competition, merupakan kompetisi khusus yang mempertandingkan ketangkasan menciptakan gambar dengan tali yoyo.
Jackson menambahkan, kompetisi BIYO 2010 di Pantai Kuta telah mampu menarik perhatian pecinta yoyo di seluruh dunia.
"BIYO merupakan satu-satunya kompetisi yoyo berskala internasional di Indonesia, yang memberi kesempatan pada pemain yoyo Indonesia berkompetisi dan bertemu pemain yoyo mancanegara," kata Jackson.
Sistem penilaian BIYO 2011 adalah sistem penilaian yang sama dipakai dalam World Yoyo Contest. Juri Biyo adalah juara dunia tiga kali Suzuki yang juga ikut sebagai peserta, Kenichi Lida, Raymond Tyan Yew Mun, Iskandar Shah, Bagus Oka Bayusutha, dan Galih Kurniawan.
(gds/fay)











































