"Kesimpulannya adalah hasil survei semua nama dan jenis tidak ditemukan. Sudah melakukan kroscek dan hasilnya tidak ditemukan Enterobacter sakazakii," ujar Kepala Badan Litbang Kementerian Kesehatan Trihono.
Hal itu disampaikan Trihono dalam jumpa pers di Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampel susu formula diambil baik di pasar tradisional maupun modern di 7 region di Indonesia.
"Sumatra, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Masing-masing diambil perwakilannya," ujar Trihono sambil menunjuk presentasi grafis penelitian.
(nwk/vit)











































