"Kita masih terus evaluasi. Banyak penumpang yang menyatakan setuju tapi banyak juga yang tidak setuju. Hasil evaluasinya akan disampaikan Selasa mendatang," kata Corporate Secretary PT KAI Commuter Jabodetabek, Makmur Syaheran kepada detikcom, Jumat (8/7/2011) pukul 10.20 WIB.
Makmur menyatakan, banyak penumpang yang mengeluhkan berjubelnya kereta setelah beroperasinya KRL Commuter Line. Namun Makmur menyatakan hal ini disebabkan penumpang yang masih memiliki pola menaiki kereta yang lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat ini waktu tunggu KRL tidak seperti dulu lagi. Makmur mengatakan, jika penumpang tertinggal kereta pukul 07.15 WIB, maka akan ada kereta lagi pada pukul 07.30 WIB atau pukul 07.45 WIB.
"Saya sudah minta kepada bagian pengumuman di stasiun untuk meminta penumpang tidak memaksakan diri kalau kereta sudah penuh," katanya.
Makmur mengatakan, PT KAI terus melakukan penambahan kereta. Namun ia meminta agar pemerintah memperbaiki prasarana yang ada.
"Kita sudah tambah kereta, tapi kalau sarananya kurang mau bagimana," katanya.
(nal/fay)











































