"Saya akan membawa masalah ini ke rapat pleno untuk menanyakan bahwa apa benar kita mendirikan parpol itu," ujar Ketua Bidang Kaderisasi Nasional Demokrat, Akbar Faisal kepada detikcom, Kamis (7/7/2011).
Akbar mengaku tak tahu menahu kaitan antara Partai Nasdem dengan Ormas Nasdem. Namun ia mangakui ada beberapa anggota Ormas yang turut menjadi pengurus partai tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Akbar kesepakatannya dengan Surya Paloh, Ketua Umum Nasdem, Ormas tersebut tak akan berubah menjadi partai politik. Jika hal itu terjadi, Akbar pun akan mengikuti jejak Sultan HB X.
Sebelumnya Sultan telah membenarkan telah mengundurkan diri dari Ormas besutan Surya paloh itu. Sultan mengaku kecewa karena Nasdem telah menjadi partai politik. Kekecewaan itu diungkapkan dia, usai berdialog dengan warga Merapi di Shelter Gondang I, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Kamis (7/7/2011).
"Betul saya keluar," kata Sultan pendek.
Kenapa? "Karena Nasdem sudah menjadi partai," jawab Sultan kepada wartawan yang menanyakan alasannya keluar dari Nasdem.
Menurut Sultan, dirinya kecewa dengan langkah Nasdem yang mengejar kekuasaan dengan berubah menjadi partai politik. Sultan sebenarnya ingin Nasdem tetap berjuang sebagai ormas, bukan parpol.
(adi/rdf)











































